Sabtu, 29 Januari 2011

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN

Pertumbuhan pada tanaman terbagi dalam beberapa tahapan yaitu : perkecambahan, akan diikuti dengan pertumbuhan primer ( pada ujung akar dan ujung batang ), baru pertumbuhan sekunder ( bertambah besarnya batang tanaman. Berikut diuraikan proses pertumbuhan suatu tanaman.
Perkecambahan
Perkecambahan merupakan proses munculnya tanaman kecil ( plantula ) dari dalam biji. Tipe perkecambahan dibedakan menjadi dua macam yaitu :
1. Epigeal adalah perkecambahan yang mengakibatkan kotiledon terangkat di atas tanah, misalnya pada perkecambahan kacang hijau, kacang tanah.
2. Hypogeal adalah perkecambahan yang mengakibatkan kotiledon tetap tertanam di tanah, misalnya kacang kapri, jagung dan padi.




Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
Menurut titik tumbuhnya, pertumbuhan pada tumbuhan dapat diterangkan dengan teori Histogen dan teori Tunika-Korpus sebagai berikut.
Teori Histogen menurut Hanstein
Jaringan pada tumbuhan dibedakan menjadi :
1. Dermatogen : merupakan lapisan terluar yang nantinya akan tumbuh menjadi epidermis, terdiri dari selapis sel.
2. Periblem : merupakan lapisan tengah yang nantinya akan tumbuh menjadi korteks, terdiri dari beberapa lapis sel.
3. Plerom : merupakan lapisan dalam yang nantinya akan tumbuh menjadi silinder pusat.
Pertumbuhan pada tanaman dapat dibedakan menjadi :
1. Pertumbuhan di titik tumbuh apical di ujung akar dan batang, dikatakan sebagai pertumbuhan primer. Meristem apical pada batang merupakan massa berbentuk kubah yang sering kita sebut sebagai kuncup.
2. Pertumbuhan juga dapat terjadi pada bagian cambium yang mengakibatkan batang bertambah besar disebut dengan pertumbuhan sekunder.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman
1. Suhu
2. Cahaya
3. Kelembapan
4. Nitrien berupa zat hara
5. Hormone
6. Gen
Macam – Macam Hormon Tanaman
1. Auksin
• Konsentrasi lebih banyak pada daerah yang tidak terkena cahaya matahari
• Dapat digunakan untuk memacu pembentukan buah, tanpa penyerbukan
• Merupakan hormone pengatur proses fisiologi

2. Giberlin
• Mirip dengan auksin
• Berfungsi memacu pembentukan buah tanpa biji, menyebabkan tanaman mengalami pertumbuhan raksasa, tanaman berbunga sebelum waktunya, memacu pembentukan cambium pada tanaman dikotil

3. Sitokinin
• Ditemukan pada batang tembakau
• Berfungsi memacu pertunasan samping pucuk batang, dan menunda pengguguran daun, bunga, dan buah.

4. Gas Etilen
Dapat mempercepat pemasakan buah, memacu pembungaan tetapi menyebabkan batang tebal.

5. Asam Traumalin
Apabila tanaman mengalami luka atau perlukaan karena gangguan fisik maka akan segera terbentuk cambium gabus karena pengaruh hormon luka ini.

6. Asam Absisat
Berfungsi menghambat pertumbuhan, untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan yang tidak memungkinkan untuk tumbuh dan membantu tumbuhan mengatasi dan bertahan pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan.

0 komentar:

Posting Komentar